PARTISIPASI ANAK MUDA DALAM MUSRENBANG KOMUNITAS UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN PARTISIPATIF DI KOTA TERNATE
Youth Participation in Community Musrenbang for Participatory Development Planning in Ternate City
##plugin.JadmentTheme.article.main##
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Komunitas merupakan inovasi Pemerintah Kota Ternate dalam memperluas partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk partisipasi anak muda dalam Musrenbang Komunitas serta kontribusinya terhadap penyusunan program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di Kota Ternate. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pejabat Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate, pengurus komunitas, aktivis muda, serta peserta Musrenbang Komunitas. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musrenbang Komunitas berhasil meningkatkan keterlibatan anak muda dalam proses perencanaan pembangunan melalui lima tahapan partisipatif, yaitu Connect, Collaborate, Co-Create, Commerce, dan Celebrate. Model tersebut mendorong lahirnya berbagai rekomendasi program inovatif di bidang ekonomi kreatif, pengelolaan ruang publik, pelestarian budaya, dan pemberdayaan komunitas yang sebagian telah diintegrasikan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ternate. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa keberlanjutan forum partisipatif masih menghadapi tantangan berupa konsistensi dukungan pemerintah dan penguatan mekanisme pengawalan implementasi program. Penelitian ini menegaskan bahwa Musrenbang Komunitas merupakan model perencanaan pembangunan partisipatif yang mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Ahmad, J. (2015). Metode penelitian administrasi publik: Teori dan aplikasi (Cetakan I). Gava Media.
Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.
Dwiyanto Indiahono. (2017). Kebijakan publik berbasis dynamic policy analysis (Cetakan I). Gava Media.
Fitriyana, F. (n.d.). Pengembangan Bandung kota kreatif melalui kekuatan kolaboratif komunitas.
Friedmann, J. (1987). Planning in the public domain: From knowledge to action. Princeton University Press.
Hasan, S. (2018). Sistem perencanaan pembangunan dalam penataan hukum nasional, 1(3).
Ismowati, M., Brajanegara, H., Sianturi, M., & Yuliyanto. (2021). An analysis of public participation in e-Musrenbang (Planning Development Discussion) as an effort to support the successful performance of Tanjung Priok District Jakarta. In Proceedings of the 1st International Conference on Science and Technology in Administration and Management Information (ICSTIAMI 2019). EAI. https://doi.org/10.4108/eai.17-7-2019.2302183
Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk rakyat: Memadukan pertumbuhan dan pemerataan. PT Pustaka Cidesindo.
Midgley, J. (2014). Social development: Theory and practice. Sage Publications.
Murdiyanto, E. (2020). Metode penelitian kualitatif.
Nur Ritonga, S. H., & Humaizi. (2021). E-effectiveness Musrenbang's in the development planning process in Medan's Denai District. Jurnal Administrasi Publik: Public Administration Journal, 11(2), 185–196. https://doi.org/10.31289/jap.v11i2.5614
Openg, E. N. B. (2022). Partisipasi perempuan dalam perencanaan pembangunan desa di Desa Swarga Bara Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.
Pontoh, N. K., & Kustiwan, I. (2009). Pengantar perencanaan perkotaan. Penerbit ITB.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104.
